sukU

DayaK

Jika mendengar sebutan kata Dayak pasti akan teringat akan nama sebuah suku yang hidup dan menetap di pulau Kalimantan. Suku Dayak adalah nama suku yang memiliki budaya yang bersifat daratan bukan budaya maritim. Budaya daratan yang dimaksud disini adalah sebuah budaya yang hampir di setiap segi kehidupan suku tersebut dilakukan di daratan bukan di daerah pesisir apalagi di lautan seperti budaya maritim. Hal itu dapat dilihat dari kegiatan sehari-harinya suku Dayak, seperti berburu, bertani, dan berkebun.


www.kualalumpurcentral.com/Kuala%20Lumpur%20National%20Museum%20Dayak%20Head%20Hunter%20from%20Sarawak.jpg

Kata Dayak menurut R. Sunardi dan O. K. Rahmat, keduanya menyatakan bahwa Dayak adalah sebuah kata untuk menyatakan suatu kelompok yang tidak menganut agama Islam dan hidup menetap di pedalaman Kalimantan. Istilah ini juga yang diberikan oleh bangsa Melayu yang hidup di daerah pesisir Kalimantan yang berarti gunung. Bangsa Melayu pada waktu itu adalah sekelompok masyarakat yang tidak lain dan tidak bukan adalah masyarakat yang berasal dari daerah Melayu dan berbahasa Melayu pula. Tetapi akan lain pengertiannya jika yang disebut orang Melayu adalah orang Dayak yang sudah memeluk agama Islam.

Jika dilihat dari pandangan orang Dayak sendiri, yang disebut sebagai orang Melayu adalah sekelompok orang yang berasal dari daerah Melayu dan para pendatang lain yang berdatangan ke Kalimantan, kecuali kelompok Tionghoa, yang mendiami Kalimantan. Orang-orang Melayu mengatakan bahwa Dayak itu berarti orang gunung. Tidak ada kamus atau para ahli yang menyatakan bahwa kata Dayak itu berarti orang gunung, hal itu disebabkan karena sebagian besar dari orang Dayak menetap di daerah hulu sungai dan topografi tanahnya bergunung-gunung tetapi tidak berarti orang Dayak adalah orang gunung. Di samping nama Dayak ada juga istilah Dyak. Istilah Dyak ini diberikan oleh orang Inggris dulu kepada suku-suku Dayak di Kalimantan Utara (Malaysia).


bolaeropa.kompas.com/photos/MATA%20AIR/5balian.jpg

Suku Dayak yang Menetap di pulau Kalimantan itu tersebar di seluruh bagian Kalimantan dan hidup tersebar-sebar, di daerah hulu sungai, di daerah yang tofografinya gunung-gunung, lembah-lembah, dan di kaki bukit. Untuk menyebut jati diri mereka, orang Dayak biasanya memakai nama aliran sungai besar yang daerah pesisirnya mereka diami. Misalnya orang Dayak yang mendiami daerah pesisir sungai Kahayan, mereka menyebut jati diri mereka sebagai uluh Kahayan (orang Kahayan). Ada uluh Katingan, uluh Barito, dan lain sebagainya.

Di antara orang-orang Dayak itu sendiri, ada sekelompok orang yang berkeberatan memakai kata Dayak sehingga muncullah istilah yang lain, yairu Daya. Istilah Daya ini sangat populer di daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Kata Dayak dan Daya sebenarnya merujuk pada satu suku saja, yaitu suku Dayak. Dan dalam bahasa Dayak Ngaju kedua kata itu merupakan sebuah kata sifat yang menunjuk pada suatu kekuatan. Dalam bahasa Sangen kata Dayak dan Daya itu berarti bakena (gagah).http://betang.com/artikel/humaniora/dayak.html

sunGai

SUNSET DISUNGAI SERUYAN

Berjarak kurang lebih 170 KM dari kota Sampit , Kuala Pembuang dapat ditempuh sekitar 4 jam dengan menggunakan transportasi darat, penghubung antara dua kota ini dibatasi oleh sungai Seruyan. Dan sementara sampai saat ini untuk menyeberangi sungai Seruyan tersebut mobil/motor harus menggunakan jasa kelotok penyeberangan.
Bila kebetulan anda tiba saat menjelang senja, sambil menunggu antrian kelotok tiba, sejenak lihatlah di ufuk barat sungai seruyan. Subhanallah, indah dan syahdu ….

http://ldiisampit.blogspot.com/2009/11/sunset-di-sungai-seruyan.html
Category: sungai  Leave a Comment

adat budaya kalteng

TARIAN DAERAH

Tari Dadas

dadasTari Dadas adalah sebuh tari yang berasal dari daerah Barito Selatan. Tarian ini adalah tarian muda-mudi dayak. Dengan menggunakan gelang dadas nuansa tari semakin terasa karena ditampilkan dengan musik yang seirama dengan gerak dan tari para penarinya. Adapun alat musik yang digunakan untuk menarikan tarian Dadas ini adalah gong, kangkanung, gendang dan alat musik khas masyarakat lainnya.

Tari Manggetem

manggetam

Tari Manggetem adalah tarian kegembiraan masyarakat dayak dalam hal mensyukuri hasil panen yang berlimpah.

Tarian Pagar Ruyung

pagaruyung

Tarian dari Kabupaten Lamandau ini sering sekali ditampilkan untuk menyambut kedatangan tamu dari luar daerah.

Tari Potong Pantan

Tarian memakai pakaian khas suku Dayak dengan hiasan bulu burung tingang di atas kepala. Tari Potong Pantan ini juga dilengkapi mandau (senjara khas Dayak) sebagai propertis. Biasanya tarian ini ditampilkan untuk menyambut tamu dalam acara resmi.

Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau – pulau, sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia …
Petikan lagu dari ” Dari Sabang Sampai Merauke ” menunjukkan betapa luasnya wilayah negeri Indonesia tercinta, terdiri dari ribuan pulau terbentang dari barat sampai timur. Keaneragaman suku, adat dan budaya menjadi hiasan di bumi pertiwi, dan salah satu adat yang menarik untuk disimak adalah “Upacara Tiwah” di Kalimantan Tengah.
Berikut berita tentang tiwah yang di ambil dari http://jidane.wordpress.com/
ADAT UPACARA TIWAH
BEGITU panjang penantian umat Hindu Kaharingan yang tersebar di empat kecamatan di kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah untuk menggelar ritual upacara tiwah. Setelah 100 tahun, mereka baru bisa menggelar ritual itu dengan meniwahkan 33 leluhur.
Prosesi tiwah yang digelar di Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim itu melibatkan 4 Kecamatan yakni Cempaga, Kuala Kuayan, Bukit Santuei, dan Kota Kenyala.
Tiwah bagi masyarakat Hindu Kaharingan merupakan upacara terakhir dari rentetan upacara kematian. Acara Tiwah berkaitan erat dengan konsep roh atau jiwa yang dipercayai oleh masyarakat Dayak Ngaju ketika mereka meninggal maka rohnya akan terbagi menjadi tiga.
Pertama, Salumpuk teras liau atau panyalumpuk liau, roh utama yang menghidupkan ini pada saat meninggal dunia langsung kembali ke Ranying Mahatala Langit Sang Pencipta. Kedua, liau balawang panjang ganan bereng, roh dalam tubuh yang dalam upacara balian tantulak ambun rutas matei di hantar ke tempat yang bernama lewu balo indu rangkang penyang. Dan ketiga, liau karahang tulang, silu, tuntang balau. Ini adalah roh yang mendiami tulang, kuku dan rambut. Pada saat mati roh ini tinggal di dalam peti mati. Upacara yang terakhir adalah tiwah yaitu menyatukan kembali ketiga roh tadi dan menghantarkannya ke Sorga yang dikenal dengan Lewu Tatau.
Ketua panitia acara tiwah Dwi Dowes Ahad mengatakan, ritual tiwah ini baru terlaksana setelah hampir 100 tahun menanti. “Persiapannya sudah dilaksanakan sejak 4 bulan sebelumnya dan pelaksanaannya sekitar 1 minggu,” ujarnya disela prosesi tiwah.
Ritual tiwah kemarin menyembelih hewan kurban berupa kerbau 1 ekor, sapi 2 ekor, babi 40 ekor, dan ayam 60 ekor. Menurutnya, acara tiwah adalah ritual sakral yang harus dilestarikan bagi generasi penerus karena merupakan acara adat istiadat Hindu Kaharingan yang sudah ada sejak nenek moyang.

Dia berharap, kelestarian budaya adat tiwah ini perlu dijaga dan dilestarikan secara bersama-sama dan hendaknya jangan dijadikan sebagai acara ritual biasa melainkan memahami makna yang terkandung didalamnya.(***)

http://ldiisampit.blogspot.com/2010/01/tradisi-upacara-tiwah-di-kotawaringin.html

more »

about my campus

Sejarah UMM Dome

Seiring dengan pesatnya perkembangan kampus UMM, diperlukan tempat dengan daya tampung yang besar dan representatif untuk berbagai macam kegiatan Indoor yang bertaraf Nasional dan Internasional.

Pada akhir tahun 1997 UMM mulai membangun tempat berlantai dua dengan daya tampung 3.000 Orang. Lantai dasar untuk auditorium dan laboratorium fakultas teknik, lantai dua untuk ruang serba guna yang dilengkapi dengan arena dan tribun tempat duduk. Lokasi bangunan tersebut tepatnya di sebalah Barat dari pusat kampus.

Pembangunan GSG UMM (Gedung Serba Guna Universitas Muhammadiyah Malang) tersebut diawali dengan pembersihan lahan dan diteruskan dengan pemasangan pondasi dan kolom-kolom penyangga bangunan. Dalam proses pembangunannya, daya tampung sebesar 3.000 Orang dirasa kurang dan perlu penambahan kapasitas menjadi 5.000 Orang. Sehingga penambahan kapasitas diakomodasi dengan penambahan jumlah tribun tempat duduk dan membuat tribun lantai dua. Pada bulan April tahun 2000 pembangunan GSG UMM dilanjutkan dengan membangun atap gedung. Tanggal, 10 Maret 2001 GSG UMM sudah digunakan untuk Wisuda Sarjana S1, S2 dan Diploma 3 Periode II Tahun 2000.
Pada tahun 2003 tata kelola GSG UMM amanahkan kepada LK-UMM (Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang) dengan Dra. Sugiarti,M.Si. sebagai pimpinan dan Ir. Suyatno, M.Si sebagai sekretaris dibantu beberapa Crew sebagai tenaga pembantu umum. Agar lebih mudah dalam penyebutan nama dan lebih mudah di kenal masyarakat, nama GSG UMM berganti menjadi UMM Dome sesuai dengan bentuk atap yang berbentuk bundar atau kubah. Untuk pertama kalinya pada tahun 2003, UMM Dome digunakan oleh pihak luar dengan tampilnya Orkes Sinten Remen dari Jogjakarta, konser musik Dewa19, Ari Lasso dan Ketoprak Siswo Budoyo dari Tulungagung.

Dikarenakan terdapat gema suara, UMM Dome mengalami perbaikan untuk suara akustik dengan membangun atap plafont dan lantai dari kayu. Setelah perbaikan suara akustik UMM Dome selesai, tanggal, 27 April 2004 UMM Dome digunakan untuk pagelaran Wayang Kulit dalam rangka hari ulang tahun Universitas Muhammadiyah Malang yang ke 40. Pada pertengahan tahun 2004, tata kelola UMM Dome dipegang oleh BAU-UMM (Badan Administrasi Umum-Universitas Muhammadiyah Malang). Tanggal, 18 Juni 2004 UMM Dome mengundang beberapa Artis Ibu Kota al: Krisdayanti-Anang dan Erwin Gutawa Orkestra untuk dapat tampil di UMM Dome dalam acara konser musik “Cahaya”.

Tanggal 24 Juni 2005 UMM Dome diresmikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Drs. Muhadjir Effendy, M.AP. Pada tanggal, 03-08 Juli 2005 UMM Dome digunakan untuk kegiatan Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah Ke 45. Pertengahan bulan November 2005, tata kelola UMM Dome diamanahkan kepada Ir. Suyatno, M.Si. sebagai Manager dan Drs. Herman Yulianto, MM. sebagai Sekretaris, dibantu beberapa Crew sebagai Staf dan tenaga pembantu umum. UMM Dome dikelola secara mandiri dan profesional dibawah manajemen Universitas Muhammadiyah Malang. Dengan mengutamakan pelayanan kepada pemakai, UMM Dome dapat dengan cepat dikenal oleh masyarakat luar terutama untuk dunia hiburan. Berdirinya Event Organizer (EO) dengan nama UMM Enterprise pada tanggal, 18 Januari 2006, semakin membuat UMM Dome ramai dengan kegiatan. UMM Enterprise berhasil mengundang artis Ibu Kota, Agnes Monica untuk tampil di UMM Dome pada tanggal, 31 Mei 2006 dan tidak jarang UMM Enterprise menjadi Local Organizer dari perusahaan dan instansi yang menyelenggarakan acaranya di UMM Dome. Dibidang dunia hiburan, hampir semua artis lokal dan nasional sudah pernah tampil di UMM Dome. Artis bertaraf internasional yang pernah tampil di UMM Dome al: Mike Tramp (eks vocal “White Lion” grup band asal Amerika), The Exploited (Grup Band legendaris musik “Punk Rock” asal Inggris), Caliban (Grup Band aliran “Hardcore” asal Jerman) dan Walls of Jericho (Grup Band aliran “Hardcore” asal Detroid, Michigan, Amerika) semakin membuat nama UMM Dome menjadi dikenal di tingkat internasional terutama didunia hiburan. Dapat tampilanya berbagai macam aliran musik di UMM Dome menunjukan pengelolaan yang profesional, proaktif, kreatif yang inovatif dalam menjalankan tata kelola UMM Dome.

SEJARAH UMM


Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tanggal 19 Juni 1963.

Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.

Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.

Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.

Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan. Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan.

Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik).  Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III. (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri.

Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII , yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan. Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan “membangun manusia Indonesia seutuhnya” dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

more »

sejarah Kalimantan Tengah

SEJARAH KALTENG


Pada mulanya, wilayah Kalimantan Tengah masuk wilayah Karesidenan Kalimantan Selatan. kemudian atas aspirasi masyarakat Kalimantan tengah, berdasarkan UU Darurat No. 10 Tahun 1957 yang berlaku mulai tanggal 23 Mei 1957 terbentuklah Propinsi Otonom Kalimantan Tengah.

Undang-undang ini kemudian disahkan dengan UU No. 21 Tahun 1958. yang sekaligus juga menetapkan ibukota Propinsi Kalimantan Tengah bernama Palangka Raya.

Peresmian pemancangan tiang pertama pembangunan kota Palangka Raya dilakukan oleh Presiden RI Pertama Ir. Soekarno pada tanggal 17 Juli 1957. Tanggal 23 Mei 1957 ini kemudian ditetapkan menjadi tanggal lahir atau tanggal terbentuknya Propinsi Kalimantan Tengah.

Dalam perkembangannya, pada masa kepemimpinan Gubernur Asmawi Agani, pada tanggal 2 Juli 2002 di Jakarta dilakukan peresmian pemekaran Kabupaten baru di Propinsi Kalimantan Tengah oleh Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno. Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2002, Prop.Kalteng yang semula terdiri dari 5 kabupaten dan 1 kotamadya dimekarkan menjadi 13 kabupaten dan 1 kota.http://www.isenmulang.com/sejarah-kalimantan-tengah/sejarah-kalteng

more »

pantai

Pantai Kubu, Pangkalan Bun, Kalteng

Kubu merupakan salah satu kecamatan dari kabupaten Kotawaringin Barat. Ibukota kotawaringin barat sendiri adalah Pangkalan Bun. Kubu merupakan daerah di pesisir pantai yang menghadap laut jawa.

kubu1

Jadi kubu ini merupakan daerah nelayan. Jaraknya lebih kurang 1/2-1 jam dari kota Pangkalan Bun bisa ditempuh dangan jalan darat baik itu roda dua maupun roda empat.

Pantai kubu ini sendiri berpasir putih agak kecoklatan, tetapi air lautnya berwarna coklat pengaruh dari hutan-hutan gambut. Pantainya sendiri landai jadi sangat cocok untuk bermain-main dengai air di pantainya.

kubu2

Di pantai kubu ini juga disediakan suatu tempat berupa lokasi yang menjorok kelaut, sehingga jika kita berada di tempat di ujung pondok tengahlaut tersebut bisa merasakan angin laut secara langsung dan merasakan semilir anginnya dan kita juga bisa memancing ikan-ikan laut .

kubu3

Pantainya sendiri memang masih belum begitu terawat, hanya ada bebera pondok untuk tempat duduk sambil merasakan kelapa mudanya. Pantainya masih kotor dan perlu perawatan yang cukup agar Kubu benar-benar jadi tujuan wisata idola di kalteng.

Selain itu kita juga bisa melihat aktifitas nelayan yang sedang mencari ikan terutama di pagi hari menjelang siang.

http://jalanjalanterus.wordpress.com/2007/12/01/pantai-kubu-pangkalan-bun-kalteng/<br>
Pantai kiapak city
kiapak sekarang merupakan tempat wisata baru bagi masyarakat pembuang hulu.

Category: PANTAI  Leave a Comment

Death Note

Death Note adalah judul sebuah serial manga Jepang yang ditulis oleh Tsugumi Ohba dan ilustrasi oleh Takeshi Obata. Manga ini menceritakan tentang Light Yagami, seorang siswa jenius yang secara kebetulan menemukan “Death Note” milik shinigami (dewa kematian). Direalisasikan di majalah Shonen Jump dari Januari 2004 hingga Mei 2006 dengan total 108 bab. Versi tankoubonnya terbit sebanyak 12 jilid dan 1 jilid spesial yang berjudul How to Read 13 yang berisi tentang penjelasan dan profil tentang Death Note.

Sinopsis

Manga

Manga Death Note terdiri dari 12 jilid tankoubon.

Manga dan film layar lebar Death Note memiliki inti yang sama yaitu seorang siswa SMA terbaik sejepang bernama Light Yagami yang menemukan death note kepunyaan shinigami (dewa kematian) bernama Ryuk. Light merasa dunia sudah membusuk karena dipenuhi oleh manusia tidak berguna (penjahat), karena itu Light memutuskan untuk mengorbankan dirinya agar dunia menjadi lebih baik. Light membunuh para penjahat dengan menggunakan nama Kira, sayangnya Light menjadi tidak terkendali dan membunuh semua orang yang menghalanginya. Tidak butuh waktu lama nama Kira mendunia. Kira dikenal sebagai penjahat/pahlawan yang membuat para penjahat mati karena serangan jantung (Light hanya menuliskan nama tanpa menuliskan detailnya sehingga orang-orang itu mati karena serangan jantung). Aksi Light ini menarik perhatian detektif paling terkenal di dunia yaitu L (Ryuzaki Lawliet). L menawarkan bantuan kepada pihak kepolisian Jepang untuk menangkap Kira. Semenjak itu dimulailah pertarungan hidup dan mati antara Kira dan L. L yang sudah melakukan penyelidikan mulai mencurigai Light. Kamar light dipasang kamera pengintai dan penyadap. Tapi Light tetap bisa menggunakan death note tanpa dicurigai sehingga kecurigaan L berkurang. Dalam acara penerimaan mahasiswa baru, Light terpilih sebagai mahasiswa baru terbaik bersama seseorang yang tidak lain adalah L. L memberitahu Light bahwa dirinya adalah L. Semenjak itu L dan Light saling menyelidiki identitas masing-masing dengan lebih hati-hati.

more »

Category: anime  One Comment